MAKALAH STRUKTUR HEWAN
SISTEM ENDOKRIN PADA MANUSIA
DISUSUN
OLEH :
Nama : ARTA DEVI LESTARI SIMATUPANG
Kelas : Pend. BIOLOGI DIK A 2011
FAKULTAS
MATEMATIKA DAN ILMUPENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS
NEGERI MEDAN
2011
sistem endokrin
pada manusia
dari sekian banyak hormone hormone
yang mengatur fungsi fungsi vertebrata, beberapa hormone hanya mempengarui satu
atau beberapa jaringan.
Hormone lain seperti hormone
seksyang membantu perkembangan karateristik jenis kelamin jantan dan betina ,
turut mempengarui sebagian besar
jaringan tubuh beberapa hormone yang diebut hormone tropic mempunyai
kelenjar endokrin lain sebagai organ targetnya dan berperan penting akan pemahanman kita akan kordinasi kimiawi
Hipotalamus
dan pituitary (hipopisis) mengintegrasikan banyak sistem endokrin vertebrata.
Hipotalamus
memainkan peranan penting dalam integrasi sistem endokrin dan sistem saraf
vertebrata. Bagian otak bawah tersebut menerima informasi dari saraf di seluruh
tubuh dan dari bagian lain otak kemudian mengawali sinyal endokrin yang sesuai
dengan kondisi lingkungan .
Pada banyak vertebrata misalnya
otak mengirimkan informasi sensoris mengenai perubahan musiman dan ketersediaan
pasangan kawin ke hipotalamus melalui sinyal saraf; hipotalamus itu akan memicu
pembebasan hormone reproduksi yang diperlukan untuk perkawinan
Sel-sel
pembebas hormone di hipotalamus adalah 2 kelompokdi neurosekresi yang sekresinya
di simpan di ataw mengatur kelenjar pituitary yakni sebuah organ kecil dengan
berbagai fungsi endokrin .
Kelenjar pituitary dulunya
disebut sebagai “master gland” karna begitu banyak hormone
yang dihasilkannya yang mengatur fungsi kelenjar endokrin lain.akan tetapi
kelenjar pituitary tersebut tunduk dan mengikuti perintah hormonal dari
hipotalamus.
Tidak
ada organ yang dapat menggambarkan hubungan structural,fungsional, dan
perkembangan yang sangat dekat dengan sistem endokrin,,dan sistem saraf lebih
baik dari kelenjar pituitary.pituitari yang terletak di hipotalamus
mempunyai dua bagian berbeda dan
berkembang dari dua arah embrio terpisah
dan mempunyai fungsi yang sangat berbeda
Pituitary
anterior (adenopohipofisis) berkembang dari lipatan langit langit mulut yang
tumbuh ke atas ke arah otak dan akirnya kehilangan persambungannya dengan
saluran pencernaan
Pituitary
anterior terdiri atas sel-sel endokrin yang mensintesis dan mensekresi beberapa
hormone secara langsung ke dalan darah. Sejumlah kumpulan sel-sel neurosekresi
dalam hipotalamus mengontrol pituitary anterior dengan mensekresi 2 jenis
hormone ke dalam darah
Hormone
pembebas (releasing hormone) membuat pituitary mensekresikan hormonya . hormone
penghambat dari hipotalamus membuat pituitary anterior berhenti mensekresikan
hormone.
Hormone pembebas dan hormone
penghambat yang dihasilkan oleh hipotalamus dibebaskan ke dalam kapiler dalam suatu daerah pada dasar hipotalamus .
kapiler itu mengalirkan darah ke pembuluh portal yang merupakan pembuluh darah
pendek yang terbagi menjadi hamparan kapiler kedua didalam pituitary anterior.
Dengan jalannya hormone hipotalamus mempunyai jalan tersendiri untuk masuk langsung ke keluenjar yang di kontrolnya
setiap hormone pituitary anterior
dikontrol paling tidak oleh satu hormone pembebas , dan beberapa hormone
pituitary mempunyai hormone pembebas dan hormone penghambat.
Berbeda dari pituitary anterior, pituitary posrterior,
atau neurohipofisis, merupakan hasil dari perluasan otak .pituitari posterior berkembang menjadi
suatu tonjolan hipotalamus yang tumbuh kea rah bawah , kea rah lipatan mulut
yang membentuk pituitary anterior. Pituitary posterior masih tetap berstaut
dengan hipotalamus . kelenjar itu menyimpan dan mensekresikan dua hormon yang dibuat oleh sebuah kumpulan sel-sel
neurosekresi di hipotalamus.
Hormone-hormon
pituitary posterior
Kedua hormone yang dibebaskan oleh
pituitary posterior, yaitu oksitosin dan hormone antidiuretik (ADH) di buat
oleh hipotalamus . oksitosin mempengarui otot uterus dan ADH mempengarui
ginjal, tidak mempengarui kelenjar endokrin lain.
Oksitosin mengindukksi kontraksi
otot uterus selama proses kelahiran bayi dan menyebabkab kelenjar susu
mengeluarkan susu selama menyusui
anak.ADH mempengarui ginjal yang
meningkatkan retensi air sehingga menurunkan volume air.
ADH merupakan bagian dari suatu
skema umpan balik rumit yang mengatur
yang membantu osmolaritas darah
Kelenjar
endokrin
Sel sel pensekresi dapat dibagi
secara kasar dalam 2 kategori ; mereka yang melepas produk-produk :mereka yang melepas produk-produk mereka ke dalam
satu saluran yang berbungan dengan suatu
rongga organ seperti kelenjar kelenjar ludah dan mereka yang melepas [rsioduk-prodak
mereka langsung ke dalam cairan tubuh
melalui kapiler-kapiler atau limfatika. Kelenjar yang sekresinya diangkut
melalui saluran disebut kelenjar eksokrin , dan mereka yang tanpa saluran disebut kelenjar endokrin .
Baik kelenjar endokrin maupun
kelenjar eksokrin berasal dari selaput
epitel. Kelenjar endokrin akhirnya kehilangan kontak dengan permukaan dan
menjadi pulau pulau epitel yang terisolasi, tertanam dalam matriks jaringan
penyambung. Sel-sel parenkima dari kelenjar ini menghasilkan hormone, pengatur
kimiawi metabolisme jaringan khusus yang
terdapat ditempat lain dalam tubuh .
Sel
endokrin terdapat sendirian ataw dalam kelompok yang merupakan kelenjar
terpisah. Sel-sel endokrin yang terdapat sendirian dapat dibedakan dari
kelenjar endokrin bersel satu karena
kenyataan bahwa kutub sekresi mereka (
bagian sel yang mengandung produk-produk pensekresi yang matang tertiuju langsung kea rah alas
kapiler arah ke bawah suatu epitel dan tidak ke arah lumen suatu organ yang
dilapisi oleh epitel itu ( bandingkan
sel-sel lender dengan sel-sel argentaffin dalam dinding usus )
Kelenjar endokrin yang khas untuk
tipenya terdiri dari kumpulan sel-sel penssekresi yang tersusun dalam
lembaran-lembaran , tali-tali ataw sarang sarang sel yang tidak teratur yang t erinfiltrasi pada suatu anyaman rumit
dari kapiler-kapiler ataw pembuluh-pembuluh darah sinusoidal yang terletak dalam kerangka
jaringan penyambung tipis. Sekresi sel-sel kelenjar endokrin biasanya dicadangkan untuk kelenjar-jelenjar
yang mensekresikan hormone-hormon ke
dalam darah kendatipun dalam arti fungsional
suatu organ seperti hati yang mensekresikan zat-zat (glukosa, protein
darah ,dan sebagainya) yang masuk kedalam darah secara tidak langsung, dapat
dimasukkkan dalam kategori ini
Sel-sel
kelenjar endokrin dalam ukuran tertentu menunjukkan spesialisasi ultra stuktural yang berkaitan dengan susunam kimiawi hormone-hormon yang mereka sekresikan . sel-sel yang
mensekresi hormone-hormon steroid( sel leydig dari testis,sel korteks
adrenal,dinding folikel dan korpus luteum ovarium sel kortikal adrenal
)mempunyai nucleus bulat besar , suatu alat golgi yang menyolok, reticulum
endoplasma licin yang luas dan reticulum endoplasma kasar yang jarang .
sejumlah besar mitokondria yang
mengandung Krista yang bentuknya luar
biasa dan banyak tetesan lemak dan lipofuscin dalam sitoplasama .
Problem umum dalam endokronologi adalh
usaha untuk mengisolasi ataw mengidentifikasi
zat-zat hormonal dan kemudian
menghusut kembali hormone-hormon itu
sampai sel-sel asal mereka .
Sampai akhir akhir ini hanya 2
metode eksperimentasi yang digunakan secara umum keduanya menilai efek biologis dari
1. Pemindahan
srtuktur endokrin yang sisangka
2. Injeksi
zat-zat yang berasal dari ekstraksi
jaringan dari struktur itu
Kelenjar kelenjar endokrin yang
terpiosah sendirian adalah
·
Kelenjar hipopisa
·
Kelenjar thyroid
·
Kelenjar parathyroid
·
Kelenjar pituitary (hipofisis)
·
Kelenjar adrenal
Kantong-kantong kelenjar jaringan
endokrin dijumpai terpencar dalam pancreas
(pilau-pulau langerhans)
A. Kelenjar
hipofisa
Kelenjar hipofisa
terletak ventral dari diensefalon dari satu lekukan dari tulang sphenoid yang
disebut sella turcica. Kelenjar tersebar tersendiri dari bagian pokok, yaitu
adenohipofisis ( yang berasal dari atap stomodeum ) dan neurohipofisis ( yang berasal dari diensefalon )
Adenohipofisis
terdiri dari pars distalis, membangun bagian yang tersebar dari adenohipofisis,
pars distalis terletak antara pars distalis dan neuron hipofis, pars tuberalis
yang menelubungi tangkai neuro hypopisa
a.
Pars tuberalis dan pars intermedia
Pars tuberalis pada manusia tidak begitu berkembang dan
fungsi selnya belum diketahui . pars intermedia dapat dihasilkan yang
menghasilkan hormon polipeptida yang disebut melanoctyte stimulating hormone
(MSH) ataw intermedian .
b.
Pars distalis
Dibangun oleh 2 macam sel yaitu sel kromotob dan sel
kromofil. Sel-sel kromatob tidak memiliki afinitas terhadadap zat warna biasa.
Sedangkan kromofil memiliki afinitas
terhadap beberapa zat warna . disebut asidofil ataw basofil menurut aktivitas terhadap beberapa zat
warna. Hormone yang dihasilkan oleh pars distalis adalah hormone kartikotropik ACTH .ACTH
merupakan suatu polipeptida yang
dihasilkan oleh sel basofil, berfungsi untuk merangsang pembentukan hormone-hormon
kortikosteroit dan hormone seks dari bagian korteks kelenjar adrenal
Hormone
gonadotrofik
FSH ataw LH dihasilkan oleh sel-sel basofil dan
merepakan glikoprotein FSH berfungsi merangsang pertumbuhan folikel telur dan
merangsang pertumbuhan spermatogenesis.
LH diperlukan
untuk ovulasi dan merangsang pertumbuhan androgen oleh sel-sel leyding
Hormone
mammotrofik
Dihasilkan oleh sel-sel asidofil suatu polipepetida yang merangsang
perkembangan kelenjar air susu dan sekresinya
Hormone
somatrofik
Dihasilkan oleh sel-sel asidosil yang disebut dengan somatrop. Somatrop
menghasilkan growth hormone (GH,somatropin ,STH), suatu protein. Hormone ini
memepengariu tulang panjang dan tulang efifisnya
Hormone
tirotropik (tirotropin ataw TSH) disekresikan oleh sel basofil . tirotropin
merupakan suatu glikoprotein yang merangsang sistesis dan pelepasan
hormone-hormon tiroid.
c.
Neurohipopisis
Merupakan evaginasi dari lantai diensefalon terdiri atas
pars nervosa adalah vasopressin ataw ADH (antidiuretic hormone ) dan oksitosin.
Vasopressin berperan meningkatkan
permeabelitas terhadap air pada tubulus ginjal dan tubulus penampung
B. Kelenjar
thyroid
Kelenjar tyroid
terdiri atas 2 lobus dan satu istimus
sebagai penyambung, ia terletak pada leher, berkontrak dengan bagian atas
trakea dan bagian bawah farings.tyroid terbungkus jaringn penyaambung yang
berasal dari fascia servica. Epitel tyroid terdiri atas 2 jenis sel polikuler dan sel para polikuler( sel
berwarna muda ,sel c)
C. Kelenjar
parathyroid
Kelenjar-kelenjar
parathyroid terdapat berpasangan dan pada manusia jumlahnya 4. Mereka
dikelilingi oleh suatu kerangka jaringan
retikuler yang membagi kelenjarnya dalam
lobules-lobulus yang tidak begitu jelas ormon per harinya.kelenjar parathyroid
mensekresikan sejumlah besar hormone per
harinya .
D. Kelenjar
hipofisis
Kelenjar hipofifis
ataw kelenjar pituitary terdiri atas 2 lobus yang masing-masing terbadi
lagi lobus-lobus ini berbeda dengan
lobus-lobus kelenjar sekresi parotid, tersusun dari jaringan-jaringan berbeda satu sama lain.
E. Kelenjar
adrenal
Kelenjar adrenal
mempunyai kelejar hipopisis karena dalam kenyataannya ia merupakan dua kelenjar
yang mempunyai fungsi berbeda dan
berasal dari fungsi yang berbeda. Salah satu adalah korteks yang berasal dari
jaringan mesoderm. Yang lain adalah medulla dari organ itu yang berasal dari
kelompok sel yang sama yang berasal dari ganglia simpatik
Kelenjar adrenal
berfungsi dalam mengatur imbangan elektrolit dan memelihara imban
gan karbohidrat
berpengaruh pada timbunan glikogen dalam hati
dan otot-otot dan produksi glukosa dari pemula asam amino dalam hati .
fungsi lainnya adalah memeliharajaringan penyambung di seluruh tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar